BERITA DARI ANDA UNTUK MEDIA KLATEN

Home » » Harga BBM Turun Lagi 15 Januari

Harga BBM Turun Lagi 15 Januari

Written By gusdurian on Rabu, 31 Desember 2008 | 13.13

Harga BBM Turun Lagi 15 JanuariPresiden berharap tarif angkutan turun signifikan.Jakarta -- Pemerintah ada kemungkinan kembali menurunkan harga bahanbakar minyak (BBM) bersubsidi, premium dan solar, pada 15 Januari2009.Keputusan ini diharapkan diikuti dengan penurunan harga barang dantarif angkutan. "Soal penurunan tarif, salah satunya, Presidenmengharapkan agar ada perhitungan yang cermat sehingga bisa turunsignifikan," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral PurnomoYusgiantoro seusai mengikuti rapat terbatas di kantor Presidenkemarin.Rapat yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu diikuti,antara lain, oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Kepada Badan PusatStatistik (BPS) Rusman Heriawan.Presiden Yudhoyono, ia melanjutkan, meminta para menteri terkaitmelaporkan dampak lanjutan dari keputusan pemerintah menurunkan hargaBBM pada 15 Desember lalu. Sebab, hingga kini dampak lanjutan itubelum terjadi, misalnya tarif angkutan masih menggunakan tarif lama.Pada 15 Desember, harga premium kembali diturunkan dari Rp 5.500menjadi Rp 5.000 dan solar turun dari Rp 5.500 menjadi Rp 4.800."Presiden meminta BPS melihat kenapa tarif angkutan tidak turun atauturunnya tidak sesuai dengan porporsinya," kata Poernomo.Sebelum mengikuti rapat, ia mengungkapkan kemungkinan melepas hargaBBM bersubsidi mengikuti harga keekonomian. Namun, hal ini harusmendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat RI karena menyangkutanggaran. Kalau tidak ada lagi subsidi, keputusan menurunkan ataumenaikkan harga BBM cukup melalui Peraturan Menteri ESDM. "Dalam halini, Pertamina tetap akan menjadi market leader," kata Poernomo dikantornya.Meskipun dilepas ke harga pasar, ia menegaskan pemerintah memutuskanbatas atas harga premium Rp 6.000 per liter dan solar Rp 5.500 perliter. "Batas atas ini untuk pengaman jika harga minyak dunia melonjaklagi."Ditemui terpisah, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ari Sumarnomengatakan akan ada peningkatan konsumsi BBM bersubsidi sebesar 4hingga 5 persen pada 2009 karena harga turun. Ia menjamin pasokan BBMakan aman dan tidak ada keterlambatan.Sementara itu, Gubernur OPEC Indonesia Maizar Rahman mengatakanketegangan antara Israel dan Palestina dalam beberapa hari terakhirtak terlalu mempengaruhi harga minyak karena area produksi jauh darikawasan perang.Kenaikan harga lebih terpengaruh oleh pemotongan produksi OPEC sebesar4,2 juta barel per hari sejak dua pekan lalu. "Kalau kemarin minyakbisa naik di atas US$ 100 per barel lebih karena faktor spekulasi,tapi sekarang lebih karena faktor fundamental," katanya.Akibat pemotongan produksi OPEC ditambah dengan kondisi perekonomiandunia yang sedang krisis, kata Maizar, permintaan minyak berkurang danharga turun hingga di bawah level US$ 40 per barel. Kalau ada kegiatanspekulasi yang melepas minyak di pasar berjangka New York, kata dia,harga bisa ditekan lagi hingga ke level US$ 25.Jika kondisi geopolitik Timur Tengah terus memburuk dan pemotonganproduksi OPEC mulai efektif berjalan, ia memperkirakan harga minyaksecara fundamental bisa mencapai level US$ 75 per barel pada awalFebruari 2009. ANTON APRIANTO SORTA TOBINGhttp://www.korantempo.com/korantempo/koran/2008/12/31/Ekonomi_dan_Bisnis/krn.20081231.152374.id.html
Share this article :

0 komentar: