BERITA DARI ANDA UNTUK MEDIA KLATEN

Home » » Elite Politik Diminta Tak Membabi-buta

Elite Politik Diminta Tak Membabi-buta

Written By gusdurian on Jumat, 17 April 2009 | 13.08

Elite Politik Diminta Tak Membabi-buta
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pemimpin dan elite politik bersikap patut dan cermat dalam menyampaikan pernyataan politik dan gerakan politik terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2009. Menurut dia, tuduhan membabi-buta, apalagi tanpa bukti, bahwa pemilihan curang, dan hasil penghitungan suara yang belum selesai juga dihakimi sebagai tidak benar, merupakan sikap yang prematur dan bukan politik yang baik.
“Mengingkari pikiran dan aspirasi rakyat dalam menyampaikan pilihannya sama saja dengan mencederai kebenaran," kata Presiden dalam pidatonya di Istana Negara kemarin. "Jangan kita melukai hati rakyat karena mereka merasa bahwa aspirasi dan pilihannya tidak dipercaya."
Sebelumnya, sejumlah elite partai bertemu untuk membahas pelanggaran dan kecurangan yang terjadi dalam pemilihan 9 April lalu. Partai Hati Nurani Rakyat dan Partai Gerakan Indonesia Raya, misalnya, sepakat membentuk sekretariat bersama untuk menginvestigasi pelanggaran dalam pemilihan. Tudingan kecurangan juga sempat disampaikan petinggi PDI Perjuangan.
Menurut Yudhoyono, jika dirasakan ada yang tidak benar dalam pemilihan, hendaknya diserahkan semuanya kepada tatanan sistem dan mekanisme hukum. "Bukan 'politik penghasutan' dan 'politik kekerasan’, tetapi 'politik keadilan'," kata Presiden.
Ketua Bidang Kepemudaan PDI Perjuangan Maruarar Sirait meminta Presiden lebih cermat menanggapi keluhan pelanggaran pemilu. Sebab, keluhan itu disampaikan oleh berbagai kalangan, baik dari partai politik, tokoh nasional, lembaga swadaya masyarakat, maupun pemerhati pemilu. Mereka mempermasalahkannya karena pelanggaran bersifat massif.
"Ini bukan soal hasil, tapi prosesnya," kata Maruarar saat dihubungi Tempo semalam, “Berbagai pelanggaran itu sudah terlihat di berbagai tempat, bahkan ratusan daerah pemilihan harus diulang.” GUNANTO | AQIDA SWAMURTI | DWI WIYANA

http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/04/17/headline/krn.20090417.162773.id.html
Share this article :

0 komentar: