BERITA DARI ANDA UNTUK MEDIA KLATEN

Home » » Israel Bombardir Sekolah, Tewaskan 40 Orang

Israel Bombardir Sekolah, Tewaskan 40 Orang

Written By gusdurian on Selasa, 20 Januari 2009 | 12.56

Israel Bombardir Sekolah, Tewaskan 40 Orang
Amunisi Hamas masih cukup untuk berminggu-minggu.
DUBAI – Serangan Israel ke Jalur Gaza kian membabi-buta. Sebuah sekolah yang dikelola Perserikatan Bangsa-Bangsa kemarin ikut dibombardir lewat serangan udara. Dalam aksi brutal ini setidaknya 40 orang tewas. Sejumlah anak-anak berada di antara mereka yang tewas saat sekolah Al-Falluj di kamp pengungsi Jabaliya itu dihantam serangan bom Israel.

Sumber-sumber medis di dekat lokasi kejadian mengatakan orang-orang yang ada dalam sekolah itu merupakan warga yang telah mengungsi sejak serangan darat dilancarkan Senin lalu. Dengan demikian, jumlah korban tewas menurut sumber-sumber medis di Palestina telah mencapai lebih dari 600 orang.

Sebelumnya, pertempuran hebat terjadi antara pasukan keamanan Israel dan pejuang Hamas di kawasan Shejaiya, pinggiran Kota Gaza, Senin malam lalu. Dalam bentrokan ini sedikitnya tiga serdadu negara Zionis itu tewas.

Stasiun televisi Al-Arabiyah, yang berpusat di Dubai, Uni Emirat, melaporkan empat prajurit Israel tewas. Namun, televisi Al-Jazeera, yang berkantor di Doha, Qatar, menyebutkan tiga tentara Israel tewas dan 30 lainnya cedera menurut sumber-sumber yang menolak disebutkan identitasnya.

Militer Israel membenarkan bahwa keempat prajurit yang tewas itu berasal dari kesatuan elite, Brigade Golani. Salah satu korban luka adalah komandan Brigade Kolonel Avi Peled, yang akhirnya memerintahkan anggota pasukannya mundur. Korban terbaru ini membuat total korban tewas dari pihak militer Israel sejak serangan darat Sabtu pekan lalu menjadi lima tentara.

Kelompok Hamas juga mengaku berhasil menembak tujuh tank dan membunuh sepuluh serdadu Israel. Tapi seorang juru bicara militer Israel menyebutkan informasi itu sekadar isu. Sebaliknya, Israel mengklaim berhasil membunuh 130 pejuang Hamas dalam dua hari terakhir pertempuran.

Para saksi mata menyebutkan ledakan hebat dan baku tembak terdengar dalam pertempuran di Shejaiya. Mereka menyebutkan tembakan meriam tank Israel menewaskan empat pejuang Hamas dan dua dari Jihad Islam yang bersembunyi di sebuah rumah.

Juru bicara Brigade Izzudin al-Qassam, yang merupakan sayap militer Hamas, Abu Ubaidah, menegaskan ribuan pejuang siap bertempur sengit di pelbagai sudut Gaza. “Allah menginginkan, kami berada di gerbang kemenangan dan Yahudi-Zionis hanya akan menderita kekalahan dan hinaan,” ujarnya melalui siaran televisi Al-Aqsha milik Hamas. Ia memperingatkan bahwa pihaknya masih memiliki banyak amunisi.

Jenderal Yossi Beidatz, kepala departemen penelitian bagi intelijen militer Israel, tidak membantah hal itu. “Hamas mempunyai cukup roket dan mortir untuk terus menembak ke wilayah Israel selama berminggu-minggu,” katanya.

Kemarin pejuang Hamas berhasil menembakkan roket hingga ke Kota Gedera, sekitar 40 kilometer dari perbatasan Jalur Gaza. Ini merupakan jarak tembak terjauh dari rata-rata 40 kilometer pada insiden-insiden sebelumnya. Tembakan ini hanya melukai seorang bayi.

Hingga hari kesebelas kemarin, jumlah korban tewas di pihak Palestina mencapai 575 orang, dan 2.700 lainnya luka. AFP | BBC | LA TIMES | FAISAL ASSEGAF | JULI

http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/01/07/headline/krn.20090107.153048.id.html
Share this article :

0 komentar: