Asap Dupa Pendukung Sultan
Asap dupa mengepul seolah menyembunyikan wajah Gus Liliek. Pria kelahiran Rembang, Jawa Tengah, itu seperti berbicara sendiri kala membacakan mantra di ruangan 6 x 4 meter milik Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Jember Sudarisman. Sesekali Liliek membenahi blangkon di kepalanya. "Apakah kota sudah terasa berat?" kata pria gondrong itu kemarin sambil mengacungkan keris.
Empat lelaki lain di depannya hanya mengangguk diam. Salah satunya kemudian menyerahkan kotak hitam berbungkus kain hitam kepada Gus Liliek. Tak berapa lama kemudian, Liliek membuka kotak tersebut. Di dalam kotak ada selembar kertas karton berisi tulisan dengan huruf Jawa Kuno dan gambar seorang lelaki mengenakan blangkon.
Lukisan dan tulisan itu tak lain adalah Sri Sultan Hamengku Buwono X. "Inilah presiden dan pemimpin masa depan," kata Liliek sesaat sebelum mengakhiri kegiatan itu.
Ini merupakan bagian dari Ritual Bedah Nawa Sanga. Ritual ini ditampilkan sebagai bentuk dukungan Paguyuban Dukun Jember terhadap Sri Sultan sebagai calon presiden. Liliek dan empat temannya itu merupakan dukun yang mengaku mewakili paranormal Jember. Liliek merupakan koordinator Paguyuban.
Semula ritual digelar di trotoar jalan depan kantor Komisi. Ratusan pengguna jalan berhenti dan menyemut mengelilingi para dukun ini. Aksi di pinggir jalan hanya berlangsung sekitar 30 menit. Mereka kemudian menebar bunga di sudut kantor KPU Jember.
Ritual itu menarik perhatian anggota KPU Jember dan stafnya. Ketua KPU Jember Sudarisman tak melarang atau menghalangi kegiatan para dukun itu. "Anggap hiburan saja, lumayan buat refreshing," kata dia. MAHBUB DJUNAIDY
http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/01/06/Nasional/krn.20090106.152902.id.html
Asap Dupa Pendukung Sultan
Written By gusdurian on Selasa, 20 Januari 2009 | 12.57
Related Games
If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar