BERITA DARI ANDA UNTUK MEDIA KLATEN

Home » » Israel Gunakan Bom Kimia

Israel Gunakan Bom Kimia

Written By gusdurian on Selasa, 20 Januari 2009 | 13.02

Israel Gunakan Bom Kimia


TEMPO Interaktif, Kota Gaza: Pasukan Israel dituduh menggunakan bahan kimia penuh kontroversi, fosfor putih dalam serangan bom ke atas sasaran di tengah Gaza, ketika serdadunya mulai mengepung kota terbesar di kawasan Palestina yang dikuasai Hamas, Senin (5/1).

Sebenarnya bahan kimia itu tidaklah diharamkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa jika digunakan sebagai tameng asap tetapi amat kontroversial lantaran bahan tersebut menyebabkan kulit terbakar.

Penggunaan bahan kimia ke atas kawasan pemukiman yang padat seperti semenanjung Gaza, menambah lagi kecaman kepada Tel Aviv yang dituduh bertindak keterlaluan dalam merespons terhadap roket yang diluncurkan Hamas ke kawasan yang diduduki oleh negara Yahudi itu.

Tatkala tentara Israel memperketat pengepungan terhadap Kota Gaza, asap tebal kimia fosfor putih itu tampak melindungi pergerakan serdadu rezim Zionis itu, demikian menurut laporan situs harian Inggris, The Times.

"Ledakan bahan kimia ini sangata menyolok lantaran membentuk asap tebal yang menyulitkan penglihatan musuh kami, sekaligus melancarkan prajurit masuk ke kawasan mereka," kata seorang pakar keamanan Israel.

Asap tebal fosfor itu menyebabkan cedera pada siapa pun yang diselubungi dengan fosfor dan penembak akan dapat menjalankan tugas, di samping bom perlindungan jauh dapat digerakkan ke kawasan musuh.

Walaupun Perjanjian Jenewa 1980 menetapkan fosfor putih tidak harus digunakan sebagai senjata di kawasan publik ia tidak mengharamkan penggunaan bahan kimia itu sebagai pelindung asap atau untuk mencerahkan kawasan operasi.

Charles Heyman, pakar keamanan dan mantan anggota ketentaraan Inggris, mengatakan, "Jika fosfor putih sengaja dilancarkan ke atas kawasan umum yang padat. Mereka yang bertanggung jawab dapat didakwa di Pengadilan Kejahatan Internasional di Den Hag (Belanda)," katanya.

Meski demikian pejabat Israel membantah telah menggunakan bahan kimia itu tapi tidak mengungkapkan bahan kimia yang digunakannya dalam menyerang Gaza yang berpenduduk 1,5 juta orang itu.

Hingga hari kesebelas agresi militer Israel yang dilancarkan ke Jalur Gaza, setidaknya 635 warga Palestina terbunuh. Demikian menurut pengakuan para petugas medis, Selasa (6/1).

Sementara itu sekitar 2.900 orang, kata kepala unit gawat darurat di rumah sakit setempat, menderita luka berat maupun ringan. Jumlah yang tewas melonjak tajam menyusul serangan terbaru Irsael ke tiga sekolah yang menewaskan 45 orang sepanjang Selasa ini.





http://tempointeraktif.com/hg/timteng/2009/01/06/brk,20090106-154077,id.html
Share this article :

0 komentar: